Salam 51-55,
Sesuai dengan rencana, MUSLOK Lokal 4 Mampang dilakukan pada hari Minggu, 6 Maret 2011, bertempat di 10-85 JZ09HSX, Jl. Mampang Prapatan IV No.55.
Suasana MUSLOK sungguh berkesan sangat kekeluargaan. Tampak JZ09HSX selaku tuan rumah, didampingi oleh JZ09IGL, JZ09DFD, JZ09DKV, JZ09HHE, JZ09IXY. Dari total 63 anggota RAPI Lokal 04 Mampang yang terdaftar, hanya 16 anggota yang saat ini KTAnya masih berlaku. Jadi ini merupakan tantangan tersendiri buat Pengurus Lokal yang terpilih nantinya agar segera menyiapkan strategi bagaimana membuat KTA yang sudah mati tersebut aktif kembali serta bagaimana menambah anggota baru.
Setelah semua siap, Muslok dimulai dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh JZ09DFD dilanjutkan dengan pembukaan oleh JZ09EAR selaku Ketua RAPI Wilayah Jakarta Selatan. Ketua Lokal 04 Mampang JZ09DKV membacakan Pertanggungjawaban selama masa periode beliau. Pertanggungjawaban ini didengarkan dengan seksama oleh setiap yang hadir dan setelah selesai dibacakan dilanjutkan dengan pertanyaan... Apakah semua dapat menerima pertanggungjawaban tersebut? Terjadilah dialog tanya jawab seputar pertanggungjawaban, terutama menyangkut masalah dana yang keluar. Jadi kembali menjadi catatan bersama, agar setiap pertanggungjawaban selalu dilengkapi neraca Rugi-Laba yang menerangkan dengan jelas perputaran dana...
Demikianlah setelah semua setuju, dilanjutkan dengan proses berikutnya yaitu Pemilihan Ketua. Dalam kesempatan ini, diajukan 4 nama sebagai kandidat Ketua Lokal 04 Mampang, yaitu: JZ09GNU, JZ09IGL, JZ09DFD dan JZ09IQK.
Pemilihan dilakukan secara langsung, dan kebetulan saya sendiri JZ09IAG menjadi saksi dari Wilayah.
Berikut Susunan Pengurus Lokal 4 Mampang periode 2011-2014:
Ketua: JZ09IGL - Mugiyoni
Wakil Ketua : JZ09IQK - Rozali Bin Mamat
Sekretaris: JZ09DFD - Sidiq Widya Pramana
Bendahara: JZ09IXY - Miftah Abdullah
Adapun JZ09IGL yang terpilih sebagai Ketua, diharapkan dalam 30 hari kedepan dapat melengkapi susunan kepengurusan dan diserahkan ke Wilayah untuk segera diterbitkan SKnya
Selamat bertugas kepada PENGURUS YANG BARU, semoga LOKAL 04 MAMPANG menjadi lebih maju...
Salam 51-55 & 10-2 10-4 RAPI WILAYAH 04 JAKARTA SELATAN Frek.142.600 Mhz
March 15, 2011
March 14, 2011
INISIATIF RAPI READER
Salam 51-55,
Berikut sharing story dari JZ09HRG mengenai pengalaman menarik saat pulang kerja...
Sore itu kami bertiga JZ09HRG, JZ09IWI dan JZ09IPC baru pulang kerja dan sudah janjian untuk bersama sama menikmati sego nasi goreng kambing yang nikmat aduhai di daerah kota. Setelah selesai makan, kami bertiga mengendarai motor dengan santai dan terus mengobrol via radio di frekuensi 142.600 Mhz. Suasana jalan yang macek tidak mengurangi rasa kekeluargaan. Sambil terus bercuap-cuap, tiba tiba lewat mobil jenazah. Mobil jenazah ini tidak dapat bergerak dengan lincah sebab hanya dikawal oleh satu orang saja sedang disisi lain jalanan begitu macet. Spontan timbul rasa kasihan dan ingin membantu agar mobil jenazah ini dapat segera tiba ditujuan. Tanpa dikomando, JZ09HRG, JZ09IWI dan JZ09IPC segera melakukan pengawalan...
Kendaraan yang sudah dilengkapi dengan box berikut sirinenya segera mengaum memecah buntunya kemacetan sore itu. Perlahan lahan teman teman kita ini mengatur strategi, satu dikanan, satu dikiri dan satu lagi dibelakang mengawal dengan sigap. Dalam sekejap mata mobil jenazah dapat menembus kemacetan dan segera tiba di 10-85 korban...
Demikian kisah yang disampaikan oleh JZ09HRG, jika teman teman mempunyai kisah lain yang lebih menarik silahkan kontak penulis untuk dapat dishare ke JZ JZ yang lain.
Terimakasih banyak JZ09HRG atas sharing kisahnya, semoga kisah ini menjadi inspirasi buat Juliet Zulu Juliet Zulu yang lain dalam membantu siapa saya yang membutuhkan pertolongan tanpa berharap imbalan...
Berikut sharing story dari JZ09HRG mengenai pengalaman menarik saat pulang kerja...
Sore itu kami bertiga JZ09HRG, JZ09IWI dan JZ09IPC baru pulang kerja dan sudah janjian untuk bersama sama menikmati sego nasi goreng kambing yang nikmat aduhai di daerah kota. Setelah selesai makan, kami bertiga mengendarai motor dengan santai dan terus mengobrol via radio di frekuensi 142.600 Mhz. Suasana jalan yang macek tidak mengurangi rasa kekeluargaan. Sambil terus bercuap-cuap, tiba tiba lewat mobil jenazah. Mobil jenazah ini tidak dapat bergerak dengan lincah sebab hanya dikawal oleh satu orang saja sedang disisi lain jalanan begitu macet. Spontan timbul rasa kasihan dan ingin membantu agar mobil jenazah ini dapat segera tiba ditujuan. Tanpa dikomando, JZ09HRG, JZ09IWI dan JZ09IPC segera melakukan pengawalan...
Kendaraan yang sudah dilengkapi dengan box berikut sirinenya segera mengaum memecah buntunya kemacetan sore itu. Perlahan lahan teman teman kita ini mengatur strategi, satu dikanan, satu dikiri dan satu lagi dibelakang mengawal dengan sigap. Dalam sekejap mata mobil jenazah dapat menembus kemacetan dan segera tiba di 10-85 korban...
Demikian kisah yang disampaikan oleh JZ09HRG, jika teman teman mempunyai kisah lain yang lebih menarik silahkan kontak penulis untuk dapat dishare ke JZ JZ yang lain.
Terimakasih banyak JZ09HRG atas sharing kisahnya, semoga kisah ini menjadi inspirasi buat Juliet Zulu Juliet Zulu yang lain dalam membantu siapa saya yang membutuhkan pertolongan tanpa berharap imbalan...
ZWS 11032011
Salam 51-55,
Malam ini di ZWS dibahas khusus 10-14 dari JZ09ENB mengenai hasil koordinasi di 10-85 JZ09HNY mengenai Proses PERIJINAN...
1. RAPI Pusat mengakui dan mohon maaf atas keluarnya KTA yang tidak mengikuti proses perijinan yang berlaku serta berjanji akan menarik kembali KTA tersebut sampai proses perijinan dilakukan dengan benar, yaitu dari Lokal, Wilayah, Daerah kemudian baru ke Pusat.
2. Proses perijinan masih tetap sama seperti yang sudah berjalan, yaitu berjenjang dari Lokal kemudian ke Wilayah diteruskan ke Daerah dan ke PUSAT.
3. Sekretariat RAPI Daerah akan pindah dan alamat yang baru segera diinfokan lebih lanjut.
Demikian 10-14 dari ZWS malam ini, semoga semua menjadi tenang sebab proses perijian masih berlanjut dengan prosedur yang sama seperti sebelumnya. Mohon agar para Ketua Lokal dapat mengatur anggotanya agar tidak terjadi lagi kesalahan dalam proses perijinan dan semua ketentuan/persyaratan yang telah ditetapkan dapat dilaksakan dengan baik.
Malam ini di ZWS dibahas khusus 10-14 dari JZ09ENB mengenai hasil koordinasi di 10-85 JZ09HNY mengenai Proses PERIJINAN...
1. RAPI Pusat mengakui dan mohon maaf atas keluarnya KTA yang tidak mengikuti proses perijinan yang berlaku serta berjanji akan menarik kembali KTA tersebut sampai proses perijinan dilakukan dengan benar, yaitu dari Lokal, Wilayah, Daerah kemudian baru ke Pusat.
2. Proses perijinan masih tetap sama seperti yang sudah berjalan, yaitu berjenjang dari Lokal kemudian ke Wilayah diteruskan ke Daerah dan ke PUSAT.
3. Sekretariat RAPI Daerah akan pindah dan alamat yang baru segera diinfokan lebih lanjut.
Demikian 10-14 dari ZWS malam ini, semoga semua menjadi tenang sebab proses perijian masih berlanjut dengan prosedur yang sama seperti sebelumnya. Mohon agar para Ketua Lokal dapat mengatur anggotanya agar tidak terjadi lagi kesalahan dalam proses perijinan dan semua ketentuan/persyaratan yang telah ditetapkan dapat dilaksakan dengan baik.
Kunjungan Wilayah ke Lokal 03 SETIABUDI
Salam 51-55,
Pada hari Sabtu, 12 Maret 2011, Pengurus Wilayah 04 Jakarta Selatan melakukan kunjungan kerja ke Lokal 03 Setiabudi...
Adapun Pengurus Wilayah yang hadir adalah JZ09EAR, JZ09SAS, JZ09ENB, JZ09IAG, JZ09EWH, JZ09FQT, sedang dari lokal 03 Setiabudi adalah JZ09EUL Imam Julliadhi selaku Ketua Lokal, JZ09FID, JZ09IKU, JZ09ESB, JZ09xxx, JZ09xxx, JZ09xxx serta dari partisipan yaitu: JZ09IOL, JZ09IGL serta banyak lagi JZ JZ yang lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu...
Tepat pukul 20:00 Wib, JZ09EAR selaku Ketua Wilayah membuka pertemuan...
Adapun hal yang dibahas pada pertemuan ini adalah:
- Rencana RAKERWIL pada bulan April 2011, namun Lokal Pesanggrahan dan Jakakarsa yang belum melaksanakan MUSLOK.
- Prosedur Perijinan
- RESCUE: masih belum settle sehubungan masalah SDM
- 10-14 dari JZ09ESB Edison Simanjuntak: agar teman teman anggota RAPI hati hati saat masuk ke GATEWAY sebab sudah ada UU IT dimana jika ada pengaduan masalah ketidaknyamanan akan diancam hukuman 6 tahun penjara. Tolong agar menjadi masukan buat semua, saat main di internet, entah itu FB, Gateway, email or apapun agar jangan sampai ada caci maki serta hal lain yang dapat menyinggung perasaan orang.
Saran/Masukan dari Lokal ke Wilayah:
- Untuk membantu teman teman yang 10-3 darat agar dapat dibentuk team khusus duka cita dimana siap setiap saat untuk membantu, bila dimungkinkan diberikan seragam khusus. Tidak perlu banyak orang, cukup 10 orang saja sebagai team inti...
- RAPI Rescue kapan dijalankan?
- RESCUE sebaiknya diganti ke Satuan Komunikasi (SATKOM) sebab kita bergerak dalam bidang komunikasi...
Demikianlah hasil pertemuan malam ini dan dilanjutkan dengan ramah tamah yaitu makan bakso yang khusus dibuat oleh JZ09EUL serta hidangan kopi jahe yang luar biasa...
Sampai Jumpa lagi...
Pada hari Sabtu, 12 Maret 2011, Pengurus Wilayah 04 Jakarta Selatan melakukan kunjungan kerja ke Lokal 03 Setiabudi...
Adapun Pengurus Wilayah yang hadir adalah JZ09EAR, JZ09SAS, JZ09ENB, JZ09IAG, JZ09EWH, JZ09FQT, sedang dari lokal 03 Setiabudi adalah JZ09EUL Imam Julliadhi selaku Ketua Lokal, JZ09FID, JZ09IKU, JZ09ESB, JZ09xxx, JZ09xxx, JZ09xxx serta dari partisipan yaitu: JZ09IOL, JZ09IGL serta banyak lagi JZ JZ yang lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu...
Tepat pukul 20:00 Wib, JZ09EAR selaku Ketua Wilayah membuka pertemuan...
Adapun hal yang dibahas pada pertemuan ini adalah:
- Rencana RAKERWIL pada bulan April 2011, namun Lokal Pesanggrahan dan Jakakarsa yang belum melaksanakan MUSLOK.
- Prosedur Perijinan
- RESCUE: masih belum settle sehubungan masalah SDM
- 10-14 dari JZ09ESB Edison Simanjuntak: agar teman teman anggota RAPI hati hati saat masuk ke GATEWAY sebab sudah ada UU IT dimana jika ada pengaduan masalah ketidaknyamanan akan diancam hukuman 6 tahun penjara. Tolong agar menjadi masukan buat semua, saat main di internet, entah itu FB, Gateway, email or apapun agar jangan sampai ada caci maki serta hal lain yang dapat menyinggung perasaan orang.
Saran/Masukan dari Lokal ke Wilayah:
- Untuk membantu teman teman yang 10-3 darat agar dapat dibentuk team khusus duka cita dimana siap setiap saat untuk membantu, bila dimungkinkan diberikan seragam khusus. Tidak perlu banyak orang, cukup 10 orang saja sebagai team inti...
- RAPI Rescue kapan dijalankan?
- RESCUE sebaiknya diganti ke Satuan Komunikasi (SATKOM) sebab kita bergerak dalam bidang komunikasi...
Demikianlah hasil pertemuan malam ini dan dilanjutkan dengan ramah tamah yaitu makan bakso yang khusus dibuat oleh JZ09EUL serta hidangan kopi jahe yang luar biasa...
Sampai Jumpa lagi...
CHECK IN di 143.480 Mhz
Salam 51-55,
Anggota RAPI yang terhormat,
Lokal 01 Kebayoran Lama akan mengadakan "Check In" di frekuensi 143.480 Mhz
setiap hari SELASA, mulai pukul 20:00 s/d 21:00 Wib, mulai tanggal 8 Maret 2011...
Mohon partisipasi semua untuk menyukseskan acara ini
Terimakasih
(JZ09INC)
Anggota RAPI yang terhormat,
Lokal 01 Kebayoran Lama akan mengadakan "Check In" di frekuensi 143.480 Mhz
setiap hari SELASA, mulai pukul 20:00 s/d 21:00 Wib, mulai tanggal 8 Maret 2011...
Mohon partisipasi semua untuk menyukseskan acara ini
Terimakasih
(JZ09INC)
Kunjungan Kerja Wilayah ke Lokal 1 Kebayoran Lama
Salam 51-55,
Salah satu agenda kerja sesuai dengan hasil pertemuan di ZWS adalah Kunjungan Kerja Wilayah ke masing masing Lokal. Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk lebih memahami kendala/masalah dari masing masing Lokal, mendapat masukan serta saran agar RAPI Wilayah 04 Jakarta Selatan dapat lebih maju serta penyampaian 10-14 terbaru dari Wilayah...
Tepat pada tanggal 25 February 2011, Kunjungan kerja Pengurus Wilayah dimulai dari Lokal 1 Kebayoran Lama. Bertempat di lokasi pemancingan Kresek DOR DOR, di salah satu tenda disudut kiri pertemuan ini diadakan. Suasana tampak santai banget, di sekitaran banyak pemancing mania mencoba mengadu peruntungannya. JZ09INC selaku Ketua Lokal Kebayoran Lama beserta dengan jajaran Pengurus Lokal beserta anggotanya sudah mempersiapkan penyambutan dengan sempurna. Ada infocus berikut displaynya, seperangkat komputer serta menu sajian tradisional yang menggoyang lidah....
Salah satu agenda kerja sesuai dengan hasil pertemuan di ZWS adalah Kunjungan Kerja Wilayah ke masing masing Lokal. Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk lebih memahami kendala/masalah dari masing masing Lokal, mendapat masukan serta saran agar RAPI Wilayah 04 Jakarta Selatan dapat lebih maju serta penyampaian 10-14 terbaru dari Wilayah...
Tepat pada tanggal 25 February 2011, Kunjungan kerja Pengurus Wilayah dimulai dari Lokal 1 Kebayoran Lama. Bertempat di lokasi pemancingan Kresek DOR DOR, di salah satu tenda disudut kiri pertemuan ini diadakan. Suasana tampak santai banget, di sekitaran banyak pemancing mania mencoba mengadu peruntungannya. JZ09INC selaku Ketua Lokal Kebayoran Lama beserta dengan jajaran Pengurus Lokal beserta anggotanya sudah mempersiapkan penyambutan dengan sempurna. Ada infocus berikut displaynya, seperangkat komputer serta menu sajian tradisional yang menggoyang lidah....
February 08, 2011
RAMA (RAPI Mancing MANIA)
Buat para breakers penggemar mancing, berikut ada beberapa type yang biasa dipergunakan dalam dunia perpancingan.... semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita...
MANCING DARI DARATAN (Inshore): Ada beberapa type mancing dari daratan antara lain:
1. SURFISHING (Memancing dari pantai): Biasanya dilakukan di pinggir pantai berpasir, dan piranti SPINNING adalah yang umum dipakai disini. Bisa juga menggunakan jenis piranti yang lainnya, bergantung pada jenis ikan yang anda inginkan. Kepiting kecil, cacing laut, udang, irisan ikan, ikan hidup dan juga umpan tiruan dapat digunakan sebagai umpan. Pada lokasi yang potensial, anda mungkin dapat memancing ikan yang cukup besar.
2. PIERFISHING (Memancing dari dermaga): Memancing dari pelabuhan, dermaga kayu atau penahan gelombang. Kebanyakan pemancing dari dermaga melakukannya untuk rekreasi, juga dengan membawa serta keluarga mereka. Tetapi andapun boleh mencobanya, karena bukan tidak mungkin mendapatkan ikan-ikan besar seperti hiu, pari, kakap putih, dll. Piranti yang umum dipakai adalah type SPINNING, karena mudah di gunakan. Umpan yang dipakai sama dengan SURFISHING.
3. ROCKFISHING (Memancing dari batu karang): Dari namanya sangat jelas bahwa kegiatan memancing dilakukan dari lokasi yang berbatu karang. Saya pernah menyaksikan film tentang memancing dari batu karang, dan sebagai target pancingan adalah ikan Marlin. Marlin bukanlah merupakan target yang lazim dalam ROCKFISHING, dan saya belum pernah menyaksikan sebelumnya dan ternyata sangat mendebarkan dan seru. Biasanya pada ROCKFISHING bisa mendapatkan ikan yang lebih besar jika dibandingkan dengan SURFISHING dan PIERFISHING. Baik piranti maupun umpan yang digunakan masih sama seperti SURFISHING dan PIERFISHING, namun kegiatan memancing dilakukan dari pantai yang berkarang terjal dan juga agak sulit dicapai pada beberapa lokasi.
Berikutnya adalah:
MANCING DI TENGAH LAUT (Offshore): Memancing dari tengah laut juga ada beberapa macam tehnik yang dapat di lakukan:
1. BOTTOM FISHING (Mancing dasar/jebluk): Memancing dari atas perahu yang di jangkar diatas lokasi yang dianggap potensial seperti gugusan karang, tubiran, dll. Menggunakan pemberat (umumnya terbuat dari timah) untuk menenggelamkan umpan sampai ke dasar laut. Umpan yang umum dipakai antara lain udang, ikan hidup, irisan daging ikan, cacing laut, dll. Anda dapat menggunakan type piranti yang sesuai dengan keinginan. Pada lokasi yang berpotensi ikan besar, sebaiknya menggunakan type conventional. Anda akan mempunyai tali pancing yang cukup panjang dan juga kelas kenur menengah dengan menggunakan type conventional. Sedangkan untuk ikan yang lebih kecil akan lebih mengasyikan jika menggunakan type spinning atau baitcasting.
2. JERKING (Mancing hentak/ngotrek): Sama halnya pada mancing dasar, perbedaanya terletak pada umpan yang dipakai. Mancing ngotrek menggunakan umpan tiruan yang diberi pemberat agar dapat tenggelam sampai ke dasar laut. Dan umpan tsb biasanya menyerupai ikan kecil, cacing, udang, dll. Melempar umpan dan lalu mengulur kenur sampai umpan sampai ke dasar laut, lalu gulung kenur sambil menggerakan joran untuk menciptakan gerakan kepada umpan agar terlihat seperti hidup. Setelah umpan sampai dipermukaan tenggelamkan umpan kembali, lalu gulung lagi. Demikian berulang-ulang sampai ada ikan yang menyambar umpan tsb. Piranti yang umum dipakai adalah jenis spinning, baitcasting dan conventional.
3. KITE FISHING (Mancing menggunakan layang-layang): Memancing dari perahu dengan menggunakan layang-layang untuk menjauhkan umpan pada jarak tertentu. Dan juga untuk menjaga umpan agar tetap berada di permukaan air, karena tehnik ini biasanya di lakukan untuk menangkap ikan-ikan permukaan (palagis). Beberapa pemancing bahkan menggunakan jerat untuk menangkap ikan. Piranti yang biasanya dipakai adalah jenis spinning, dan disamping menggunakan layang-layang dapat pula memakai balon.
4. DRIFTING (Mancing berhanyut): Dapat diartikan menghanyutkan umpan atau perahu, keduanya akan menimbulkan efek yang sama. Umpan yang paling baik digunakan adalah umpan hidup dengan menggunakan piranti jenis spinning, baitcasting atau conventional. Ada pula pemancing yang melakukan hal ini untuk menemukan gugusan karang yang dikelilingi oleh ikan-ikan pancingan. Setelah ada yang menyambar umpan, biasanya jangkar di lemparkan dilokasi tersebut.
5. TROLLING (Mancing tonda): Menggunakan umpan hidup atau segar dan juga umpan tiruan adalah umum pada tehnik ini. Biasanya umpan di hela di belakang perahu yang bergerak maju pada kecepatan tertentu. Dianjurkan untuk menggunakan piranti conventional, karena ikan target biasanya ikan-ikan yang berukuran besar.
Selain teknik mancing yang telah disebutkan diatas ada teknik mancing lain yang bisa dilakukan baik dari pantai/dermaga maupun di tengah laut, yaitu:
POPPING (Mancing dengan popper): Menggunakan umpan tiruan yang disebut POPPER, yang dilemparkan pada jarak tertentu untuk kemudian kenur digulung sehingga umpan bergerak dipermukaan sambil menimbulkan cipratan serta suara deburan yang mengundang predator. Teknik ini efektif dilakukan jika ikan buruan bermain dipermukaan. Piranti yang digunakan umumnya jenis Baitcasting dan Spinning
Sumber: Tehnik Mancing dari mancingmancing.blogspot.com
MANCING DARI DARATAN (Inshore): Ada beberapa type mancing dari daratan antara lain:
1. SURFISHING (Memancing dari pantai): Biasanya dilakukan di pinggir pantai berpasir, dan piranti SPINNING adalah yang umum dipakai disini. Bisa juga menggunakan jenis piranti yang lainnya, bergantung pada jenis ikan yang anda inginkan. Kepiting kecil, cacing laut, udang, irisan ikan, ikan hidup dan juga umpan tiruan dapat digunakan sebagai umpan. Pada lokasi yang potensial, anda mungkin dapat memancing ikan yang cukup besar.
2. PIERFISHING (Memancing dari dermaga): Memancing dari pelabuhan, dermaga kayu atau penahan gelombang. Kebanyakan pemancing dari dermaga melakukannya untuk rekreasi, juga dengan membawa serta keluarga mereka. Tetapi andapun boleh mencobanya, karena bukan tidak mungkin mendapatkan ikan-ikan besar seperti hiu, pari, kakap putih, dll. Piranti yang umum dipakai adalah type SPINNING, karena mudah di gunakan. Umpan yang dipakai sama dengan SURFISHING.
3. ROCKFISHING (Memancing dari batu karang): Dari namanya sangat jelas bahwa kegiatan memancing dilakukan dari lokasi yang berbatu karang. Saya pernah menyaksikan film tentang memancing dari batu karang, dan sebagai target pancingan adalah ikan Marlin. Marlin bukanlah merupakan target yang lazim dalam ROCKFISHING, dan saya belum pernah menyaksikan sebelumnya dan ternyata sangat mendebarkan dan seru. Biasanya pada ROCKFISHING bisa mendapatkan ikan yang lebih besar jika dibandingkan dengan SURFISHING dan PIERFISHING. Baik piranti maupun umpan yang digunakan masih sama seperti SURFISHING dan PIERFISHING, namun kegiatan memancing dilakukan dari pantai yang berkarang terjal dan juga agak sulit dicapai pada beberapa lokasi.
Berikutnya adalah:
MANCING DI TENGAH LAUT (Offshore): Memancing dari tengah laut juga ada beberapa macam tehnik yang dapat di lakukan:
1. BOTTOM FISHING (Mancing dasar/jebluk): Memancing dari atas perahu yang di jangkar diatas lokasi yang dianggap potensial seperti gugusan karang, tubiran, dll. Menggunakan pemberat (umumnya terbuat dari timah) untuk menenggelamkan umpan sampai ke dasar laut. Umpan yang umum dipakai antara lain udang, ikan hidup, irisan daging ikan, cacing laut, dll. Anda dapat menggunakan type piranti yang sesuai dengan keinginan. Pada lokasi yang berpotensi ikan besar, sebaiknya menggunakan type conventional. Anda akan mempunyai tali pancing yang cukup panjang dan juga kelas kenur menengah dengan menggunakan type conventional. Sedangkan untuk ikan yang lebih kecil akan lebih mengasyikan jika menggunakan type spinning atau baitcasting.
2. JERKING (Mancing hentak/ngotrek): Sama halnya pada mancing dasar, perbedaanya terletak pada umpan yang dipakai. Mancing ngotrek menggunakan umpan tiruan yang diberi pemberat agar dapat tenggelam sampai ke dasar laut. Dan umpan tsb biasanya menyerupai ikan kecil, cacing, udang, dll. Melempar umpan dan lalu mengulur kenur sampai umpan sampai ke dasar laut, lalu gulung kenur sambil menggerakan joran untuk menciptakan gerakan kepada umpan agar terlihat seperti hidup. Setelah umpan sampai dipermukaan tenggelamkan umpan kembali, lalu gulung lagi. Demikian berulang-ulang sampai ada ikan yang menyambar umpan tsb. Piranti yang umum dipakai adalah jenis spinning, baitcasting dan conventional.
3. KITE FISHING (Mancing menggunakan layang-layang): Memancing dari perahu dengan menggunakan layang-layang untuk menjauhkan umpan pada jarak tertentu. Dan juga untuk menjaga umpan agar tetap berada di permukaan air, karena tehnik ini biasanya di lakukan untuk menangkap ikan-ikan permukaan (palagis). Beberapa pemancing bahkan menggunakan jerat untuk menangkap ikan. Piranti yang biasanya dipakai adalah jenis spinning, dan disamping menggunakan layang-layang dapat pula memakai balon.
4. DRIFTING (Mancing berhanyut): Dapat diartikan menghanyutkan umpan atau perahu, keduanya akan menimbulkan efek yang sama. Umpan yang paling baik digunakan adalah umpan hidup dengan menggunakan piranti jenis spinning, baitcasting atau conventional. Ada pula pemancing yang melakukan hal ini untuk menemukan gugusan karang yang dikelilingi oleh ikan-ikan pancingan. Setelah ada yang menyambar umpan, biasanya jangkar di lemparkan dilokasi tersebut.
5. TROLLING (Mancing tonda): Menggunakan umpan hidup atau segar dan juga umpan tiruan adalah umum pada tehnik ini. Biasanya umpan di hela di belakang perahu yang bergerak maju pada kecepatan tertentu. Dianjurkan untuk menggunakan piranti conventional, karena ikan target biasanya ikan-ikan yang berukuran besar.
Selain teknik mancing yang telah disebutkan diatas ada teknik mancing lain yang bisa dilakukan baik dari pantai/dermaga maupun di tengah laut, yaitu:
POPPING (Mancing dengan popper): Menggunakan umpan tiruan yang disebut POPPER, yang dilemparkan pada jarak tertentu untuk kemudian kenur digulung sehingga umpan bergerak dipermukaan sambil menimbulkan cipratan serta suara deburan yang mengundang predator. Teknik ini efektif dilakukan jika ikan buruan bermain dipermukaan. Piranti yang digunakan umumnya jenis Baitcasting dan Spinning
Sumber: Tehnik Mancing dari mancingmancing.blogspot.com
Subscribe to:
Comments (Atom)